Ander Herrera Menjadi Pemain Yang Semakin Penting Bagi Manchester United

Ander Herrera Menjadi Pemain Yang Semakin Penting Bagi Manchester United

Ander Herrera, Liga Primer Inggris – Hasil imbang 0 – 0 pada laga melawan Liverpool di Anfield sepertinya sesuai dengan rencana Jose Mourinho. Sang manajer sepertinya mengambil langkah pragmatis dengan bermain defensif untuk meredam serangan para pemain Liverpool. Target untuk tidak kalah dengan mencegah kebobolan gol menjadi lebih penting daripada berusaha memenangkan pertandingan dengan keluar menyerang. Karena alasan itu pulalah performa Zlatan Ibrahimovic jauh dari memuaskan pada pertandingan tersebut. Minimnya dukungan dari lini tengah yang fokus bertahan membuat situasi menjadi lebih sulit bagi sang penyerang. Meskipun begitu; beberapa pemain seperti Antonio Valencia, David De Gea dan Ander Herrera memperlihatkan performa bagus pada pertandingan di Anfield.

Ander Herrera Menjadi Pemain Yang Semakin Penting Bagi Manchester United

Strategi untuk merusak ritme para pemain Liverpool berjalan dengan cukup baik; hampir semua pemain menjalankan peran yang bagus dalam bertahan. Permainan konservatif membuat para pemain Liverpool kebingungan untuk menerobos barisan pemain lini tengah dan belakang yang rapi dalam bertahan. Konsekuensi dari pilihan strategi Mourinho memang ada pada kelemahan di lini depan. Manchester United mendapatkan sepak pojok pertama di menit 80 pada pertandingan tersebut. Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba terlihat sulit berperan dalam formasi dan strategi yang diterapkan oleh Mourinho. Ander Herrera menjadi pemain yang menonjol di lini tengah; ia tampil taktis dalam bertahan sekaligus efektif ketika mengalirkan bola setiap kali ada kesempatan menyerang. Melihat peran dan performa gelandang internasional Spanyol tersebut; keputusan seorang manajer membangkucadangkan sang pemain di pertandingan lain sepertinya kurang rasional jika ia dalam kondisi fit dan siap bermain.

Kedatangan Jose Muorinho yang dikenal pragmatis dan banyak mengutamakan sisi pertahanan memberi warna baru bagi permainan Ander Herrera. Sang pemain kerap mendapat kritik dari Louis Van Gaal ketika manajer Belanda tersebut menangani Manchester United karena dianggap kurang berkontribusi dalam pertahanan. Herrera bermain tenang dan mungkin cenderung lambat setelah ditangani Mourinho; namun ia menjadi lebih disiplin dalam menjaga wilayah serta bergerak cepat saat harus menutup pergerakan para pemain Liverpool. Duet Herrera dengan Marouane Fellaini di lini tengah Manchester United menjadi elemen penting menghentikan pergerakan dan aliran bola para pemain Liverpool.

Tidak salah jika nama Ander Herrera diumumkan sebagai “man of the  match” pada pertandingan Liverpool melawan Manchester United. Gelandang 27 tahun tersebut membuktikan bahwa ia dapat menjadi pemain penting dan memberi kontribusi besar bagi tim meski seringkali tidak dipilih oleh Louis Van Gaal dan juga oleh Mourinho. Wayne Rooney sepertinya akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim ini; demikian pula Michael Carrick yang kini menjadi wakil kapten. Pemain yang mungkin akan mengenakan ban kapten secara tetap adalah Chris Smalling; ia juga ditunjuk menjadi kapten pada laga melawan Liverpool. Namun melihat peran Herrera melakukan koordinasi dengan para pemain lain dan berbicara dengan wasit ketika ada keputusan yang dianggap merugikan; maka tidak salah jika ia akan mendapat kesempatan menjadi kapten Manchester United.